Cara Sukses di Tempat Kerja sebagai Single Parent

Sukses di Tempat Kerja sebagai Single Parent

Jutaan wanita single parent di Indonesia berusaha untuk tetap bertahan hidup dengan bekerja setiap hari tanpa sang suami. Single parent menjadi cara hidup yang menantang dari kedua perspektif: sebagai orang tua dan juga sebagai karyawan.

Bagaimana Anda bisa menyeimbangkan kebutuhan Anda untuk menjadi orangtua yang baik dan terlibat dalam pekerjaan Anda? Berikut adalah kiat untuk berkembang di tempat kerja sebagai single parent.

Trik Sukses di Tempat Kerja sebagai Single Parent

Berikut tips dari Omerikh bagai Anda yang ingin sukses di tempat kerja sebagai single parent:

1. Cari Perusahaan yang Ramah Keluarga

Dalam hal mengakomodasi karyawan yang sudah mempunyai anak-anak, tidak semua perusahaan memiliki kebijakan dan sikap yang sama. Cari daftar perusahaan yang ramah keluarga. Selama sesi wawancara, cari tanda-tanda bahwa perusahaan mengakomodasi orang tua.

Baik sebelum atau setelah wawancara, periksa di LinkedIn untuk koneksi yang mungkin Anda miliki di perusahaan. Mintalah agar perusahaan mengambil sikap dan kebijakan perusahaan terhadap orang tua yang bekerja. Anda mungkin juga bisa mendapatkan wawasan melalui ulasan di situs-situs pencari kerja.

Jika Anda menemukan bahwa bidang yang Anda minati saat ini tidak mendukung Anda sebagai single parent dan Anda ingin beralih ke peran baru, cari daftar pekerjaan terbaik.

2. Terbuka dengan Manajer Anda

Jika saat ini Anda bekerja dan menjadi single parent, ada baiknya Anda terbuka dengan manajer Anda. Membagikan situasi Anda akan meningkatkan simpati manajer dan membantunya memahami mengapa Anda menolak peluang atau secara tak terduga perlu bekerja dari rumah karena keadaan terkait anak.

Ada kemungkinan bahwa berbagi situasi Anda dengan orang lain, dari manajer Anda ke HRD, akan mengungkapkan opsi di tempat kerja yang tidak Anda sadari atau kemampuan untuk bekerja dengan jadwal yang fleksibel.

3. Gabungkan Jadwal Kerja dan Rumah Anda

Untuk menghindari saat-saat di mana les tari yang sangat dinanti anak dan meeting penting jatuh pada hari dan waktu yang sama, maka gabungkan jadwal pribadi dan kerja Anda. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk melihat penjadwalan dan menghindarinya.

4. Minta Tolong Keluarga untuk Mengasuh Sang Anak

Jika Anda mungkin tidak dapat menangani semuanya sendirian dan memiliki teman atau keluarga yang siap membantu, cobalah meminta bantuan mereka. Jika Anda memiliki tim di tempat kerja, maka Anda bisa berbagi tanggung jawab untuk meringankan beban Anda di pekerjaan.

Mintalah anak magang jika memang ada. Anak magang mungkin dapat menangani laporan pengeluaran atau beban kerja Anda. Mendelegasikan tanggung jawab pada akhirnya bermanfaat bagi orang yang Anda awasi. Anda juga membantu mereka membangun skill dan menambahkan poin-poin penting pada resume mereka.

5. Jadilah Pekerja yang Baik

Sekalipun Anda bekerja di perusahaan yang mengakomodasi kebutuhan Anda sebagai single parent, Anda tetap harus menjadi karyawan yang baik. Ketika Anda sedang bekerja, selama tidak ada masalah dengan anak-anak Anda,  Anda harus melakukan pekerjaan dengan fokus. Jadilah karyawan yang baik untuk berkontribusi pada kesuksesan perusahaan.

6. Pikirkan Batas-Batas Anda

Beberapa ahli mungkin merekomendasikan agar Anda membuat batasan antara rumah dan kantor. Ketika  Anda sedang di kantor, maka fokuslah hanya pada pekerjaan. Sementara jika Anda sedang di rumah, fokuslah hanya pada anak Anda. Itulah satu opsi dari cara sukses di tempat kerja sebagai single parent.

Ketika menjadi single parent yang bekerja, mungkin tidak ada strategi yang tepat, jadi lakukan yang terbaik untuk menemukan opsi yang masuk akal bagi Anda, anak-anak Anda, dan tempat kerja Anda. Semoga cara sukses di tempat kerja sebagai single parent bisa cukup membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *