Manfaat Konsumsi Daun Kelor untuk Kesehatan

konsumsi daun kelor

Daun kelor diketahui memiliki kandungan protein dan fitokimia yang tinggi. Daun kelor mempunyai nama ilmiah Moringa Oleifera dan dikenal oleh lebih dari 100 nama dalam berbagai bahasa di seluruh dunia. Spesies tanaman tropis yang mudah tumbuh ini, berasal dari pegunungan Himalaya dan beberapa bagian India dan Afrika. Tanaman ini dilengkapi dengan lebih dari 90 senyawa pelindung, termasuk isotiosianat, flavonoid, dan asam fenolik. Apa saja ya manfaat konsumsi daun kelor untuk kesehatan itu sendiri?

Manfaat Daun Kelor

Baik bentuk pengobatan Asia maupun Afrika, daun kelor bisa digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Diantaranya, anemia, asma, radang sendi, obesitas, disfungsi seksual, dan bahkan gangguan hati. Apa yang membuat daun ini begitu istimewa? Berikut adalah berbagai manfaat konsumsi daun kelor dari Omerikh:

1. Menyediakan Senyawa Antioksidan dan Antiinflamasi

Kelor tampaknya memiliki kemampuan yang sama dengan obat konvensional tertentu. Namun, keistimewaan daun ini tidak memiliki tingkat risiko yang sama untuk mengalami efek samping. Menurut laporan yang diterbitkan dalam Jurnal Pencegahan Kanker Asia Pasifik, daun kelor mengandung asam amino esensial, fitonutrien karotenoid (jenis yang sama ditemukan pada tanaman seperti wortel dan tomat), antioksidan, seperti quercetin, dan senyawa antibakteri alami yang bekerja dengan cara yang sama seperti banyak obat anti-inflamasi.

2. Menyeimbangkan Hormon dan Memperlambat Efek Penuaan

Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Food Science and Technology menguji efek daun kelor bersama dengan daun bayam (Amaranthus tricolor) pada tingkat peradangan dan stres oksidatif pada wanita dewasa menopause. Para peneliti ingin menyelidiki apakah makanan super ini dapat membantu memperlambat efek penuaan dengan menyeimbangkan hormon secara alami.

Tingkat status antioksidan, termasuk serum retinol, asam askorbat serum, glutation peroksidase, superoksida dismutase, dan malondialdehid, dianalisis sebelum dan sesudah suplementasi, bersama dengan kadar glukosa darah puasa dan kadar hemoglobin.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplemen dengan kelor dan bayam menyebabkan peningkatan signifikan dalam status antioksidan bersama dengan penurunan yang signifikan pada penanda stres oksidatif.

3. Membantu Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Karena sifat anti-inflamasinya, daun kelor telah digunakan dalam sistem pengobatan kuno. Kandungan Ayurveda, untuk mencegah atau mengobati sakit maag, penyakit hati, kerusakan ginjal, infeksi jamur atau ragi (seperti candida), keluhan pencernaan, dan infeksi .

Penggunaan kelor secara umum membantu meningkatkan fungsi hati, karena daun ini bisa mendetoksifikasi tubuh dari zat berbahaya, seperti racun logam berat. Daun ini juga mampu membantu melawan batu ginjal, infeksi saluran kemih, sembelit, retensi cairan / edema dan diare.

4. Menyeimbangkan Kadar Gula Darah, Membantu Melawan Diabetes

Kelor mengandung sejenis asam yang disebut asam klorogenik, yang telah terbukti membantu mengendalikan kadar gula darah dan memungkinkan sel untuk mengambil atau melepaskan glukosa (gula) sesuai kebutuhan. Kelor memberi sifat antidiabetik dan penyeimbang hormon alami.

Selain asam kloregat, senyawa yang disebut isothiocyanate yang ada di daun kelor juga telah dikaitkan dengan perlindungan alami terhadap diabetes.

Sebuah studi yang muncul dalam International Journal of Food Science Technology menemukan bahwa tanaman ini memiliki efek positif pada kontrol gula darah dan kadar insulin pada pasien diabetes ketika dimakan sebagai bagian dari makanan berkarbohidrat tinggi.

Studi terpisah telah menunjukkan bahwa aktivitas antidiabetes dari bubuk biji kelor dosis rendah (50-100 miligram per kilogram berat badan) membantu meningkatkan status antioksidan dan produksi enzim dalam hati, pankreas dan ginjal tikus sehingga  bisa mencegah kerusakan dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Masih ada banyak lagi manfaat konsumsi daun kelor mulai dari memperlancar ASI, menurunkan berat badan dan sebaginya. Ayo, konsumsi tanamana herbal untuk kesehatan mulai sekarang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *