Ketahui Apa Arti Fetish dan Gejalanya

apa arti fetish

Belakangan, sosial media Twitter sedang gempar dengan tagar #Gilang dengan kasusnya yang sangat menarik perhatian, yakni fetish kain jarik. Tagar ini terus menerus trending 1 di jagat Twitter dan belakangan menjadi bahan perbincangan publik yang mencengangkan karena Gilang, si pelaku fetish ini melakukan banyak sekali penyimpangan seksual. Namun, banyak dari kita yang belum paham betul, sebenarnya apa arti fetish itu? Bagaimana cara untuk mengenali gejala dari fetish ini agar kita tidak menjadi salah satu korban fetish? Berikut adalah ulasannya.

Apa Arti Fetish Itu?

Fetish atau fangguan Fetishistik, menurut Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental, Edisi ke-5 (DSM-5) adalah sebuah diagnosis ketika bagian tubuh tertentu yang bukan organ seksual atau benda dari orang lain memberi seseorang kesenangan seksual.

Objek yang digunakan untuk kepuasan seksual dapat berkisar dari syal dan sepatu hingga stoking dan blus, dan orang tersebut dapat menggunakan objek tersebut ketika si pemiliknya tidak ada di sana.

Objek-objek itu bisa merangsang alat kelaminnnya. Objek tersebut dapat menyebabkan timbulnya perasaan seksual, hanya dengan mencium bau dan melihat penampilannya saja. Namun fetish tidak dianggap sebagai gangguan kecuali jika mengakibatkan kecemasan dan gangguan kehidupan sehari-hari. Gangguan Fetishistic dimulai ketika seseorang mencapai puber atau, lebih jarang, pada masa remaja.

Diagnosis Fetish

Gangguan fetisisme ditemukan hampir selalu pada pria. 25% persen pria dengan gangguan ini adalah homoseksual. Gangguan ini bisa seumur hidup, atau bisa datang dan pergi selama periode waktu yang berbeda.

Menurut Omerikh, Spesifik ditambahkan ke diagnosis gangguan fetishistik adalah :

  1. Bagian tubuh
  2. Objek tidak hidup

Saat menetapkan diagnosis, dokter juga akan menentukan apakah:

  • Dalam lingkungan yang terkendali

Maksud dari lingkungan yang terkendali adalah berlaku untuk individu yang hidup dalam pengaturan kelembagaan atau lainnya di mana peluang untuk terlibat dalam perilaku fetisisme dibatasi.

  • Dalam remisi penuh

Tidak ada kesulitan atau gangguan dalam fungsi sosial, pekerjaan, atau fungsi lainnya selama setidaknya 5 tahun saat berada di lingkungan yang tidak terkendali.

Tanda-Tanda Gangguan Fetisisme

Berikut ini adalah beberapa tanda orang yang mempunyai gangguan fetisisme :

  1. Selama setengah tahun, orang tersebut memiliki hasrat yang terpaku pada bagian tubuh yang tidak termasuk genatalia atau item tertentu, di mana ia memperoleh impuls seksual, imajinasi, atau kepuasan.
  2. Kecemasan dan gangguan kehidupan sehari-hari adalah akibat dari fetish.
  3. Barang yang digunakan orang untuk hasrat seksual tidak digunakan untuk ganti pakaian. Produk ini bukan perlengkapan stimulasi seksual, seperti vibrator.

Bagaimana Cara Menyembuhkan Fetish?

Terapi Perilaku Kognitif dianggap membantu orang dengan gangguan Fetisisme. Terkadang terapis akan bekerja dengan individu untuk secara bertahap menumpulkan respons terhadap objek yang menyebabkan hasrat seksual. Terapi ini membantu untuk mengurangi atau sepenuhnya menghilangkan perasaan seksual individu terhadap objek.

Bagi banyak orang dengan gangguan fetisisme, terapi ini dapat menyebabkan masalah dalam hubungan. Ketika benda yang fetish miliki tidak ada atau dikeluarkan dari ruangan, ia mungkin tidak dapat menyelesaikan tindakan seksualnya.

Ada keyakinan bahwa benda itu berkaitan dengan gangguan fetish tersebut jika seseorang telah dilecehkan secara fisik di masa lalu atau memiliki sedikit pendidikan. Selain itu, penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan juga memicu gangguan ini.

Bagaimana? Sudah paham apa arti fetish sekarang? Jadi berhati-hatilah mulai saat ini ya agar kita tidak menjadi bagian dari korban fetishisme.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *